- Back to Home »
- Sistem Operasi »
- Perkembangan Sistem Operasi Windows
Posted by :
Unknown
Rabu, 13 Agustus 2014
1. windows 1.0
![]() |
Windows 1.0 Versi pertama Microsoft Windows, yang disebut dengan Windows 1.0, dirilis pada
tanggal 20 November 1985. Versi ini memiliki banyak kekurangan dalam beberapa
fungsionalitas, sehingga kurang populer di pasaran. Pada awalnya Windowsversi
1.0 ini hendak dinamakan dengan Interface Manager.
Windows versi 2 pun
muncul kemudian pada tanggal 9 Desember 1987, dan menjadi sedikit lebih populer
dibandingkan dengan pendahulunya. Sebagian besar populeritasnya didapat karena
kedekatannya dengan aplikasi grafis buatan Microsoft, Microsoft Excel for
Windows dan Microsoft Word for Windows. Aplikasi-aplikasi Windows dapat
dijalankan dari MS-DOS, untuk kemudian memasuki Windows untuk melakukan
operasinya, dan akan keluar dengan sendirinya saat aplikasi tersebut ditutup.
3. windows 3
Microsoft Windows
akhirnya mencapai kesuksesan yang sangat signifikan saat menginjak versi 3.0
yang dirilis pada tahun 1990. Selain menawarkan peningkatan kemampuan terhadap
aplikasi Windows, Windows 3.0 juga mampu mengizinkan pengguna untuk menjalankan
beberapa aplikasi MS-DOS secara serentak (multitasking), karena memang pada
versi ini telah diperkenalkan memori virtual. Versi ini pulalah yang menjadikan
IBM PC dan kompatibelnya penantang serius terhadap Apple Macintosh.
4. windows 95:
Setelah Windows 3.11,
Microsoft mulai memulai pengembangan sebuah versi Windows yang berorientasi
kepada pengguna yang diberi nama kode Chicago. Chicago didesain agar mmeiliki
dukungan terhadap multitasking secara pre-emptive 32-bit seperti halnya yang
terdapat di dalam OS/2 dan Windows NT, meskipun kernel 16-bit masih terdapat di
dalamnya demi alasan kompatibilitas ke belakang. Win32 API yang pertama kali
diperkenalkan pada Windows NT pun diadopsi sebagai sebuah standar antarmuka
pemrograman baru yang berbasis 32-bit, dengan kompatibilitas Win16 juga
dipertahankan dengan menggunakan sebuah teknik yang dinamakan dengan
“thunking”.
5. windows 98
Pada 25 Juni 1998,
Microsoft merilis sebuah sistem operasi Windows baru, yang dikenal sebagai
Windows 98. Windows 98 dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows 95, tapi
secara umum dilihat jauh lebih stabil dan dapat diandalkan dibandingkan dengan
pendahulunya, Windows 95. Windows 98 mencakup banyak driver perangkat keras
baru dan dukungan sistem berkas FAT32 yang lebih baik yang mengizinkan partisi
untuk memiliki kapasitas lebih besar dari 2 gigabyte, sebuah batasan yang
terdapat di dalam Windows 95. Dukungan USB di dalam Windows 98 pun juga jauh
lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya.
6. windows 2000
Microsoft merilis
Windows 2000 pada 17 Februari 2000, sebuah versi yang sebelumnya dikenal dengan
sebutan Windows NT 5.0 atau “NT 5.0″. Versi Windows 2000 ditujukan untuk dua
pangsa pasar, yakni pangsa pasar workstation dan juga pangsa pasar server.
Meskipun Windows 2000 dapat memperbarui komputer yang sebelumnya menjalankan
Windows 98, Windows 2000 tidaklah dianggap sebagai produk yang cocok untuk
pengguna rumahan. Alasannya banyak, di antaranya adalah kurangnya device driver
untuk banyak perangkat pengguna seperti pemindai (scanner) dan juga pencetak
(printer), pada saat dirilis. Situasi tersebut akhirnya berbalik pada saat
Windows XP dirilis oleh Microsoft.
7. windows ME
Pada bulan September
2000, Microsoft memperkenalkan Windows Millennium Edition (dikenal juga dengan
sebutan Windows Me atau Windows ME). Versi ini memperbarui Windows 98 dengan
dukungan multimedia dan Internet yang lebih baik. Versi ini juga memasukkan
fitur “System Restore,” yang mengizinkan para penggunanya untuk mengembalikan
keadaan sistem ke sebuah titik yang dikenal baik-baik saja, pada saat sistem operasi
mengalami kegagalan. System Restore menjadi fitur yang masih dipertahankan pada
Windows XP. Versi ini juga memperkenalkan Windows Movie Maker versi pertama.
8. windows XP
Pada tahun 2001,
Microsoft memperkenalkan Windows XP (yang memiliki nama kode “Whistler” selama
pengembangan. Akhirnya, setelah merilis beberapa versi Windows berbasis Windows
9x dan NT, Microsoft berhasil menyatukan kedua jajaran produk tersebut. Windows
XP menggunakan kernel Windows NT 5.1, sehingga menjadikan kernel Windows NT yang
terkenal dengan kestabilannya memasuki pasar konsumen rumahan, untuk
menggantikan produk Windows 9x yang berbasis 16/32-bit yang sudah menua.
Windows XP merupakan versi sistem operasi Windows yang paling lama (paling tidak hingga saat ini), karena memang berkisar dari tahun 2001 hingga tahun 2007, saat Windows Vista dirilis ke konsumen. Jajaran sistem operasi Windows XP akhirnya diteruskan oleh Windows Vista pada 30 Januari 2007.
Windows XP merupakan versi sistem operasi Windows yang paling lama (paling tidak hingga saat ini), karena memang berkisar dari tahun 2001 hingga tahun 2007, saat Windows Vista dirilis ke konsumen. Jajaran sistem operasi Windows XP akhirnya diteruskan oleh Windows Vista pada 30 Januari 2007.
9. windows Vista
Setelah meraih kesukesan
besar dengan Windows XP, Microsoft tidak lantas berhenti begitu saja
mengembangkan Windows. Versi terbaru dari Windows, disebut dengan Windows
Vista, dirilis pada tanggal 30 November 2006 [1] bagi kalangan bisnis sementara
untuk kalangan pengguna rumahan dirilis pada tanggal 30 Januari 2007. Windows
Vista memang dicanangkan agar memiliki keamanan yang lebih tangguh dibandingkan
dengan versi-versi sebelumnya, dengan memperkenalkan sebuah modus pengguna yang
terbatas, yang disebut sebagai User Account Control (UAC), untuk menggantikan
filosofi “administrator-by-default” yang diberlakukan pada Windows XP.
10. windows 7
Rilis selanjutnya
setelah Windows Vista adalah Windows 7, yang sebelumnya dikenal dengan sebutan
Blackcomb dan Vienna. Saat pertama kali dirilis, Windows ini memiliki kernel NT
versi 6.1 build 7600, yaitu perbaikan dari Windows Vista dimana saat rilis
pertama memiliki kernel NT 6.0 build 6000. Windows 7 yang dirilis pada tanggal
22 Oktober 2009 ini memiliki keamanan dan fitur yang baru, diantaranya adalah:
Jump List, Taskbar yang membuka program dengan tampilan kecil, Windows Media
Player 12, Internet Explorer 8, dan lain-lain. Beberapa fitur yang unik adalah
Sidebar yang berganti nama menjadi Gadget dan bebas ditaruh kemana-mana pada
desktop (tidak seperti Sidebar yang hanya bisa diletakkan di tempat tertentu).
Fitur itu membuat Windows 7 menjadi menarik. Spesifikasi Windows 7 lebih ringan
dan harganya juga lebih murah dari pada Windows Vista.
11. windows 8
Saat ini windows 8
adalah jenis windows terebaru yang dirilis oleh microsoft, microsoft memang
melakukan perombakan besar – besaran untuh memperindah dan modernisasi
Tampilan windows
Berikut ini adalah
kelebihan dari windows 8 :
1 Loading proses boot sangat cepat yaitu sekitar 8 detik saja.
Windows 7 aja K.O kalo lagi boot loading.
2 Penggunaan memory windows 8 sedikit, ketimbang windows 7 yang
banyak memakai beberapa proses.
3 Windows 8 dalam performance 3D nya lebih cepat daripada windows
7.
Aplikasi – aplikasi yang khusus untuk windows 7 ternyata bisa
masuk dan diinstal ke dalam windows 8. Jadi nggak usah khawatir lagi dengan hal
ini.
Pihak Microsoft pun mengatakan kalo platform pembuatan windows 8
ini merupakan platform yang sama dengan windows 7 tetapi Microsoft sendiri
membuat agar penggunaan hardware dan software yang compatible dengan versi
windows 7 sebelumnya.
Tidak hanya itu, windows 8 dan juga windows 7 juga punya kelebihan
yang cukup menarik bagi para pengguna komputer dengan spesifikasi hardware yang
sedikit. Windows 7 dapat beroperasi pada komputer / laptop dengan RAM 512MB dan
ketika loading bisa dibilang lumayan lah ( maksudnya lumayan lambat dengan
tampilan aero nya). Microsoft merincikan spesifikasi minimum kalo mau
menginstal windows 8, diantaranya:
1 Processor minimum kecepatan 1 Ghz ke atas ( intel atom juga
bisa, tapi keluaran yang terbaru)
2 RAM 1 Gb untuk x86 (versi 32bit) dan 2Gb untuk yang versi x64
3 HDD minimal 16 Gb pemakaiannya.
4 VGA yang kompatibel dengan directX 9










